Apa itu cinta?
Mengapa jatuh cinta?
Siapa yang boleh merasakan cinta?
Mengapa cinta tak mengenal waktu?
Mengapa cinta tak mengenal siapa?
Mengapa cinta tak mengenal status?
Mengapa cinta membuat hati bergejolak?
Mengapa cinta membuat hati menangis?
Bagaimana dia datang?
Bagaimana dia pergi?
Semua pertanyaan apa, mengapa, kapan, di mana, bagaimana dan siapa tidak akan cukup menjelaskan 5 huruf ini, C I N T A. Kata yang sederhana memang, tapi apakah sesederhana makna dan artinya? Hmm.. Tidak.
Dalam hasil surfing saya di web, saya menemukan berbagai definisi kata CINTA. Sangat menarik, karena ada berbagai pendapat dan penjelasan yang sedikit banyak masuk di otak saya yang kritis dan sarkatis ini. Ada yang menjelaskannya secara terstruktur dan beruntut, ada yang menjelaskan dari asal usul kata-nya, ada yang melihal dari sudut pandang filsafatnya, ada yang memaknai dengan cara leksikal dan gramatikal, sampai ada yang mendefinisikan dan menjelaskan arti kata CINTA dari hasil pengalamannya. Ya.. W h a t e v e r - l a h . . Hanya akan membuat penuh tulisan di blog saya saja dengan pendapat-pendapat mereka yang tak berujung-pangkal.
Back to the Laptop! CINTA. Jika ditanyakan tentang cinta, sejak SMA saya sudah didoktrin oleh guru exacta. Bahwa "Cinta itu adalah rangsangan yang muncul dari otak kanan oleh panca indera dan kemudian melepaskan hormon endorphine dan kortisol secara hampir bersamaan." (pelajaran Biologi saya di kelas III SMA/2009). Selesai.
Pagi ini saya secara tidak sengaja mendengar radio lokal dan mendengar curhatan seorang gadis tentang cinta. Ia mengatakan begini..........
"......saya tidak pernah menyalahkan datangnya cinta. Karena cinta adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan bagi saya......."
Wah.. menarik. Padahal jika mengikuti curhatan gadis tersebut, ia bisa dikatakan wanita yang tidak bahagia. Bagaimana tidak? Ia selalu sedih karena dikhianati dan disakiti oleh orang yang dia cintai. Tetapi dia terus bertahan sampai pada akhirnya hanya kekecewaan demi kekecewaan yang ia dapatkan. Tetapi ia tidak peduli, ia tetap mengatakan bahwa CINTA adalah anugerah.
Ya.. Itulah cinta. Itu cinta. Kita tidak pernah mengerti apa itu cinta. Membingungkan. Seperti pada awal postingan saya di atas. Pertanyaan 5W+1H tidak akan bisa menjelaskan makna cinta. Daripada terus membuat saya bingung dan orang yang membaca postingan ini juga tambah bingung. Saya mau membagikan suatu refleksi rohani.
Cinta adalah anugerah? memang benar!. Jika tidak cinta, tidak ada tangisan kecil di kandang hina di Bethlehem. Jika tidak ada cinta, tidak ada yang mati di atas kayu Salib yang hina. Jika tidak ada cinta, tidak ada yang bangkit dari antara orang mati. Jika tidak ada cinta, tidak ada yang naik ke sana untuk menyiapkan tempat bagi orang-orang yang dikasihi-Nya. Jika tidak ada cinta apa jadinya saya, apa jadinya Anda? Karena Tuhan sudah mencintai kita, maka kita sudah seharusnya mencintai Tuhan dan sesama kita.
Mencintai orang tua itu kewajiban. Mencintai saudara dan sahabat itu harus. Mencintai seseorang secara spesial itu tak mengapa. Tapi harus diingat, cinta memiliki banyak konsekuensi dan pilihan. Berani menerima konsekuensi? Berani menentukan pilihan? Selamat Mencintai!.
Happy Valentine's Day 2014..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar